Minggu, 13 Mei 2012

masih bahas sokhoi

Jakarta Tim dari Rusia sudah turun ke lapangan membantu proses identifikasi jatuhnya penumpang pesawat Sukhoi SuperJet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat. Tim Rusia yang terdiri dari 82 orang ini disebar di 3 titik.

"Tim Rusia posisinya ada di tiga tempat, ahli forensik ditempatkan di RS Polri, administrasi semua ada di Halim, dan tim di Gunung Salak. Jumlahnya 82," kata konsultan PT Trimarga Rekatama, Sunaryo, saat ditemui wartawan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (13/5/2012).

Sunaryo mengatakan hingga kini penyebab insiden ini masih belum diketahui. Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Rusia dan Indonesia bekerja sama menyelidiki hal itu.

"Jadi semua bingung. Itu pesawat super canggih. Kenapa bisa ada kejadian seperti ini," ujarnya.

Menurut Sunaryo, sejauh ini kendala penyelidikan adalah data-datanya di lapangan yang belum lengkap. "Kendalanya fact finding belum lengkap, apa yang dibutuhkan dicatat, engine-nya dicek. Semuanya dijadikan satu," paparnya.

Berdasar pengalaman Sunaryo selama 35 tahun bertugas di TNI AU, untuk mencari penyebab kecelakaan pesawat setidaknya membutuhkan waktu 1 tahun.

"Itu juga sulit. Kebukanya baru beberapa tahun kemudian. Sampai 1 tahun lagi. Selama ini begitu," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar